Pengikut

Senin, 19 Maret 2012

TUGAS Ilmu Kalam


Jawaban Ilmu Kalam
1.      Melatarbelakangi munculnya ilmu kalam adalah faktor internal dan eksternal
Ø  Faktor Internal
v  Adanya sifat-sifat Allah yang berhubungan dengan panca indra manusia dan adanya ayat-ayat mutasyabihat di dalam al-quran
v  Adanya cara politik yang membedakan aliran tertentu.
v  Adanya ayat-ayat al-quran yang memerintahkan manusia untuk berfikir karena perkembangan akal secara alami.
Ø  Faktor Ekternal
v  Pengaruh Nasrani
Yohana Al-Dimasyai adalah seorang penasehat politik dari nasrani, pada pandangannya ia mempengaruhi umat islam seperti pandangan qadariyah tentang “adil” dan mutazilah tentang pendakannya terhadap kebebasan berkehendak dan berbuat. Selaian itu Ma’bad al-jahai memberi pengaruh tentang adanya yang diadopsi orang nasrani yang masuk islam kemudian murtad.
v  Pengauh yahudi
Orang yahudi yang hidup dalam pelindungan umat islam dan akhirnya memeluk agama islam, pengaruh tentang tasbih dan kemaklukan al-quran yang di ambil oleh al-ja’ad bin dirman.
v  Pengaruh persia
Mempengaruhi ilmu kalam adalah paham genosis (pengetahuan besifat rahasia) seperti tuhan mengirim nabi muhammad tanp diketahui pleh manusia. Tuhan merupakan berada pada tingkat tertinggi tuhan memberi pengaruh kepada orang-orang tertentu setiap zaman.
2.      Metode ilmu kalam adalah metode dialekfika (Jadaliah) yang artinya dialog keagamaan yang berisi keyakinan, kebenaran agama yang dipertahankan melalui argumen-argumen rasional. Perbedaan ilmu kalam dengan ilmu filsafat dan tasawuf, kalau ilmu kalam menggunakan logika atau rasional untuk membenarkan wahyu dan ia terikat pada wahyu. Sedangkan ilmu filsafat mencari kebenaran tetapi tidak terikat dengan apapun. Ia hanya berhubungan dengan dengan jalan pikiran seseorang. Sedangkan tasawuf bersifat subjektif tetapi berkaitan dengan pengalama seseorang. Ilmu piqih membahas tentang yang berkaitan dengan hukum-hukum islam seperti ibadah, perkawinan pidana, warisan dan lain-lain.
Sumber : Abdul Rozak dan Rosihan Anwar (2010)
Ilmu Kalam, Pustaka Setia : Bandung.
3.       
Ø  Sekte syi’ah golongan umat islam yang beranggapan bahwa syayiddina ali bin abi thalib lebih berhak menjadi khlifah. Setelah nabi wapat menurut syi’ah bahwa ali la yang paling berhak menggantikan nabi SAW. Tetapi wasit nabi berkata lian. Bahwa yang menggantikannya adalah para sahabat seperti abu bakar umar bin khatab dan usman bin affan.
Ø  Sekte kawarij adalah orang-orang yang mendukung ali tetepi setelah itu mereka membensi karena telah menerima tahkim yang tidak sesuai dengan yang diharapkan dan mereka memisahkan diri dari ali karena mereka juga membenci muahwiyahyang telah melawan ali yang sudah jelas menjadi khalifah pada saat itu.
Ø  Sekte muji’ah adalah Sekte yang dilatar belakangi oleh politik. Orang yang murji’ah berpendapat bahwa hal apapun yang perbuatan manusia baik maupun ia peruatan buruk maupun perbuatan baik yang dapat menilainya adalah tuhanlah maha mengetahui segalanya.
Sumber
Dr. abdul rozak, rosihan anwar. (2010) ilmu kalam pustaka setia : bandung.
4.      Alira-aliran
Ø  Aliran murtad mengatakan aliran ini berpegang pada rasional lebih mengutamakan akal terlebih dahulu baru pada wahyu dan hadist. Aliran ini berkaitan dengan Allah dan alam semesta yang dapat diketahui akal. Menurut mereka wujud allah dan sifat-sifat Allah dapat diketahui dengan akal pikiran manusia.
Ø  Golongan ahlus sunnah mengatakan aliran ini berpegang pada hadist dan wahyu baru akal. Aliran banyak membahas tentang akidah-akidah yang terdapat dalam al-quran apabila akal tidak sejalan dengan syara’ maka akal harus berpegang pada syara’ Islam.  
Sumber :
Harun Nasution, Teologi Islam, Aliranaliran sejarah analisis perbandingan. UI Press Jakarta 1986.
5.      Tauhid
Ø  Tauhid sebagi perinsif pengetahuan kita sudah mengetaui bahwa kalam pasti membahas tauhid apabila kita sudah mengetahui ilmu tauhid berarti kita juga membahas ilmu pengetahuan karena ilmu tauhid membahas ketuhanan, keimanan dan pengetahuan keesahan tuhan untuk mengetahui hal tersebut maka kita sangat membutuhkan prinsip pengetahuan.
Ø  Tauhid sebagai perinsip keluarga kita mengetahui bahwa tauhid dimana yang membahas kebersamaan dan kekeluargaan yang tercipta karena tauhid islam yang melandaskan hukum islam.
6.      Kiri Islam (Al-Vanar Al-Islam) adalah salah satu puncak sumbiimasi pemikiran semenjak adanya revolusi tahun 1952. Terminologi “Kiri” dalam banyak hal mengandung kesan stigmatik terutama tatkala dihadapakan kepada konstruksi dapat pengetahuan konservatif dalam memahami agama (islam). Hanafi menggunakan dua hal pokok adalah islam telah dimanfaatkan untuk kepentingan politik dan melembaga dalam kehidupan bangsa arab.
Sumber :
Abdul Rozak dan Rosihan Anwar (2010) Ilmu Kalam, Pustak Setia : Bandung.
7.      Pemahan iqbal tentang ketuhanan harus diikuti dinamika pemikirannya ada tiga (3) tahap pemikiran yaitu :
Ø  Pada tahap pertama (1901-1908). Iqbal meyakini tuhan sebagai keindahan abadi. Dia mengatakan diri-nya dilangit dan dibumi, pada bumi, matahari, bulan dan semua penomena alam. Keindahan abadi menurut iqbal adalah sumber, esensi, dan ideal, tuhan bersifat universal dan melingkup segala sesuatu. Iqbal membuat analogi dengan kalimat bahwa Tuhan seperti cautan dan manusia hanya setetes air.
Ø  Pada tahap kedua tentang perkembangan pemikiran iqbal (1908-1938) mengungkapkan bahwa tuhan sang hakikat terakhir adalah pribadi mutlak, ego tertinggi, manusia harus menyerap tuhan kedalam dirinya menyerap sebanyak mungkin sifat-sifatnya dan kemungkinan ini tidak terbatas dengan menyerap tuhan kedalam diri timbulla ego tumbuh menjadi super ego ialah naik ketingkatan wakil tuhan.
Ø  Pada tahap ketiga pemikiran iqbal tentang tuhan (1920-1938) dicirikan dengan filsafat perubahan. Walaupun ide tentang hakikat sebagai. Pribadi masih cukup kental dalam pemikirannya tetapi pemikirannya tentang filsafat perubahan merupakan ide utama dalam masa ketiga perkembangan pemikirannya ini. Tuhan adalah “Hakikat pada keseluruhan” ia dianggap ego karena seperti pribadi manusia. Dian adalah suatu perinsif yang mengorganisasikan suatu paduan yang terikat satu sama lain yang berpangkat pada fitrah organismenya untuk suatu tujuan konstruktif.
Sunber :
http//id wiki pedia. Org/wiki/ muhammad iqbal
8.      Pemikiran kalam rasjidi yang menjadi sejarah kritik harun nasution adalah tentang perbedaan ilmu kalam dan teologi. Rasyidi sangat menolak pandangan harun nasution yang mengatakan ilmu kalam adalah teologi islam adalah ilmu kalam kristen tuhannya nabi isa. Adalah aspek dari agama kristen yang diluar kepercayaan mengakibatkan teologi dalam kristen tidak sam dengan ilmu kalam/tauhid kedua tentang tema-tema ilmu kalam, Harun Nasution tidak ada agama yang menyanggupkan akal seperti islam, ia mengatakan bahwa akal akan mengetahui baik dan buruk. Yang terdapat didalam surat al-baqarah (23-232) kemudian yang ketiga adalah tentang iaman rasyidi mengatakan bahwa iman bukan sekedar menuju bersatunya manusia dengan tuhan akan tetapi dilihat dari segi hubungan manusia dengan manusia yang penting pada kepercayaan ibadah dan kemasyarakatan.
Sumber :
Abdul Rozak dan Rosihan Anwar (2010) Ilmu Kalam, Pustak Setia : Bandung.




TUGAS
Ilmu Kalam

 
Disusun Oleh:

Rekna
Nim. 2103216531


Dosen Pembimbing :
Murkilin


PRODI PENDIDIKAN AGAMA ISLAM   
JURUSAN TARBIYAH
SEKOLAH TINGGI AGAMA ISLAM NEGERI
(STAIN) BENGKULU
2011

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar