Rabu, 19 Desember 2018

MAKALAH "FULL DAY SCHOOL"


MAKALAH "FULL DAY SCHOOL"


A.PENDAHULUAN
1.PENGERTIAN FULLDAY SCHOOL
            Menurut etimologi ,kata fullday school berasal dari bahasa inggris.Terdiri dari kata full yang berarti penuh ,dan day artinya hari .Maka fullday mengandung arti sehari penuh.sedangkan school artinya sekolah.jadi arti fullday schol adalah sekolah sepanjang hari atau proses belajar mengajar yang dilakukan mulai pukul 06.45-15.00.
            Sedangkan menurut terminologi atau arti secara luas,fullday school mengandung arti sistem pendidikan yang menerapkan pembelajaran atau kegitan belajar mengajar sehari penuh dengan memadukan sistem pengajaran yang intensif yakni dengan menambah jam pelajaran untuk pendalaman materi pelajaran serta pengembangan diri dan kretivitas.pelaksanaan pembelajaran yang dilaksanakan disekolah mulai pagi hingga sore hari,secara rutin sesuai dengan program pada tiap jenjang pendidikannya.Dalam fullday school lembaga bebas mengatur jadwal mata pelajaran sendiri dengan tetap mengacu pada standar nasional alokasi waktu sebagai standar minimal sesuainbobot mata pelajaran ,ditambah dengan model pendalamannya. Jadi yang terpenting dalam fullday school adalah pengaturan jadwal mata pelajaran.

            Menurut saya dari berbagai pengertian fullday school yang tertera diatas dapat diartikan bahwa fullday school merupakan suatu sistem atau proses pembelajaran dari kedua orang tuanya.yang dilakukan seharian penuh supaya peserta didik menjadi lebih aktif  baik itu dalam bidang akademik dan non akademik serta peserta didik lebih banyak menghabiskan waktu disekolah, sehingga peserta didik tersebut tidak salah pergaulan dan terhindar dari berbagai pengaruh buruk.Dengan diterapkannya program fullday school ini, orang tua peserta didik  terutama orang tua mereka yang sangat sibuk dengan pekerjaannya menjadi lebih  tenang karena seharian anak-anaknya berada disekolah dan tidak perlu khawatir lagi  akan pengaruh buruk yang menimpa anaknya ,akan tetapi sesibuk apapun orang tua hendaklah menyempatkan waktunya untuk berinteraksi dengan anak-anaknya supaya anak tersebut tidak merasa kurang perhatian[1].
            Jadi dapat disimpulkan bahwa fullday school itu merupakan salah satu program yang diterapkan oleh pelajar SD dan SMP dengan diterapkannya fullday school ini semoga generasi muda indonesia akan dijauhi dari dampak negatifnya alat-alat teknologi yang semakin hari semakin canggih dan dijauhi dari bahaya narkotika yang semakin merajalela.

B. PEMBAHASAN
1. ALASAN FULLDAY SCHOOL DIBUTUHKAN
            Menurut saya alasan fullday school dibutuhkan yaitu;
a.       Dengan adanya sistem pembelajaran fullday school semua pelajar akan lebih banyak waktunya hanya untuk belajar, serta tidak melakukan aktivitas yang buruk karena seharian mereka berada disekolah .belajar yang dimaksud dalam fullday ini bukan hanya sekedar belajar tentang akademik saja akan tetapi, belajar juga tentang non akademik atau ekstrakulikuler sehingga pelajar tidak merasa bosan dan jenuh ketika seharian berada disekolah
b.      Karena pada saat sekarang ini  kita hidup pada zaman teknologi yang sangat canggih maka dari itu kita harus mengontrol anak-anak kita supaya tidak terpengaruh dengan dampak negatif alat-alat teknologi tersebut.dan salah satu cara mengantisifasi masalah tersebut yaitu dengan menerapkan  sistem pembelajaran fullday school atau belajar seharian penuh disekolah.
c.       Dengan adanya sistem pembelajaran fullday school otomatis mutu pendidikan akan menjadi lebih berkualitas.
d.      Dengan adanya penerapan fullday school ,pelajar diajarkan tentang keagamaan sehingga terciptalah pelajar yang berbudi pekerti luhur dan taat untuk beribadah.
e.       Dengan adanya penerapan fullday school anak-anak menjadi tidak kesepian karena saling berinteraksi dengan teman sebayanya,apabila sudah pulang kerumah, otomatis orang tuanya pasti sudah pulang dari bekerja.Dengan demikian anak tersebut tidak akan merasa kesepian.
f.        Dan alasan mengapa fullday school dibutuhkan yaitu supaya anak-anak terhindar dari pergaulan bebas serta narkoba yang sedang merajalela.

2. KEUNGGULAN DAN KEKURANGAN FULLDAY SCHOOL
Keunggulan penerapan fullday school:
a.       pelajar yang menerapkan fullday scholl akan memperoleh Lebih banyak metode pembelajaran dari pada pelajar yang Menerapkan sistem reguler pada umumnya.
b.      Orang tua pelajar tidak perlu mengkhawatirkan akan pengaruh buruk atau negatif yang menimpa anak-anak mereka karena seharian penuh anak-anak tersebut akan dibimbing dan di didik oleh gurunya.
c.       Dengan adanya fullday school ini waktu belajar anak menjadi lebih panjang.
d.      Pelajar yang menerapkan fullday school ini mempunyai banyak waktu untuk berinteraksi dengan teman sebayanya.
Kekurangan penerapan fullday school:
a.       Siswa akan cepat merasa bosan karena seharian berada disekolah
b.      Dengan waktu belajar yang cukup lama membuat pelajar menjadi
c.       Stress dan merasa tertekan serta anak-anak akan merasa Kelelahan
d.      .Anak-anak kurang bersosialisasi  dengan tetangga serta orang tuanya sendiri karena terlalu lama berada disekolah dan mempunyai sedikit waktu dirumah,terkadang sepulang dari sekolah anak-anak yang menerapkan sistem fullday ini biasanya langsung istirahat karena kelelahan setelah seharian penuh berada disekolah. 
Adapun tujuan dari fullday school yaitu,untuk meninggkatkan kualitas sumber daya manusia yang ada diindonesia,kemudian untuk menghindari pengaruh buruk peralatan teknologi bagi generasi muda diindonesia, dan yang terakhir yaitu supaya pelajar mempunyai watu belajar yang cukup lama.


C.     PENUTUP
1.     KESIMPULAN
            Dari berbagai uraian diatas dapat disimpulkan bahwa penerapan sistem fullday school diindosia sangat diperlukan untuk menambah jam belajar serta supaya generasi muda indonesia terhindar dari berbagai pengaruh buruk alat-alat teknologi yang semakin canggih.selain itu dengan diterapkannya sistem fullday school ini berfungsi untuk membentuk kepribadian siswa serta dapat menciptakan pelajar yang aktif serta berbudi pekerti luhur .Namun demikian ada beberapa warga atau orang tua pelajar banyak yang tidak setuju dengan diterapkannya sistem fullday school ini karena diangap waktu belajar yang tidak efektif serta anak-anak mereka tidak mempunyai waktu yang banyak berkumpul dengan keluarga karena seharian berada disekolah,Tetapi banyak juga orang tua dari pelajar yang sangat sibuk dengan pekerjaannya sehingga mereka sangat mendukung dengan diterapkannya sistem fullday school ini supaya anak-anaknya terkontrol selama ia masih bekerja dan setidaknya ia tidak perlu terlalu khawatir akan pengaruh buruk yang akan menimpa anak-anaknya.Karena seharian anak-anaknya berada disekolah dan dibimbing oleh bapak/ibu guru.  
      


[1] ACHMAD MAULIDI,”PENGERTIAN FULLDAY SCHOOL”, diakses dari http://www.kanalinfo.web.id./2016/08/pengertian-full-day-school-diindonesia pada tanggal 25 maret 2018 `16.30


MAKALAH “ METODE PENELITIAN SEJARAH ”


MAKALAH“ METODE PENELITIAN SEJARAH ”

    
BAB I
Pendahuluan 
A.     Latar belakang
metode penelitian sejarah adalah suatu metode yang di gunakan untuk melakukan suatu penelitian tentang sejarah dan permasalahannya. Dengan kata lain metode sejarah adalah alat yang di gunakan untuk mengkaji ulang pristiwa sejarah yang telah terjadi di masa lampau.
Ilmu sejarah menyugukan perangkat perangkat terkait untuk menyibak tirai perbendaharaan masa lalu. Yang perlu di ketahui, sejarah meskipun telah terlwat tetap memiliki aktualitas yang bisa di tranformasikan untuk masa kini. Tidak seluruh produk kemanusia terbaru dapat menjawab seluruh permasalahan kehidupan. Banyak di antara jawaban yang tersimpan rapat di dekap kelampauan.
Oleh karena itu penulis membuat Tulisan ilmiah dengan judul “Metode Penelitian Sejarah”. Semoga dapat berguna bagi setiap kalangan khususnya kalangan mahasiswa.
c.  Tujuan Penulisan
Tulisan ilmiah ini dibuat sebagai jawaban atas kegamangan para sejarawan pemula, akademisi, mahasiswa dan para peminat sejarah. Setidaknya tulisan ini dapat di jadikan pedoman awal untuk mengunduh beragam pengetetahuan dasar terkait ilmu sejarah dan metode penelitian sejarah.
  
BAB II
PEMBAHASAN
1.     Metode Penelitian Sejarah
Sejarah dalam bahasa Indonesia berasal dari bahasa melayu yang menyerap kata Sejarah dari bahasa Arab yang berarti pohon, keturunan, asal-usul, silsilah, riwayat. Sedangkan  sejarah dalam bahasa Inggris history atau dalam bahasa Yunanai historia yang berarti Ilmu. Dalam penggunaannya dalam filsuf Yunani Aristoteles, Istoria yang berarati suatupertelaan sistematis mengenai seperangkat gejala alam entah susunan kronogi merupakan faktor atau tidak didalam pertelaan penggunan itu, meskipun jarang masih tetap hidup didalam Bahasa Inggris di dalan sebutan Natural History.
Menurut definisi yang paling umum, kata history kini berartikatan kutif masa lampau umat manusia. Sedangkan yang dinamakan metode penelitian adalah proses menguji dan menganalisa secara krisis dan peninggalan masa lampau.
2.     Alur metedeologi sejarah
            Sebagai sebuah prosedur metode mengajukan beberapa persyaratan yang akan dijelaskan sebagai berikut:
a.       Heuristik       
            Berasal dari bahasa yunani heuristikken yang berarti menemukan atau mengumpulkan sumber. Dalam kaitan dengan sejarah tentulah yang dimaksud sumber yaitu sumber sejarah yang tarsebar berupa catatan, kesaksian dan fakta-fakta lain yang  dapat memberikan penggambaran tentang sebuah pristiwa yang menyangkut kehidupan manusia hal ini bisa dikategorikan sebagai sumber sejarah.
            Dengan kata lain, orang harus mempunyai data terlebih dahulu untuk menulis sejarah. Kajian tentang sumber sumber ialah suatu ilmu yang disebut heuristic (G.J. Garraghan, 1957: 103-142). Penulisa sejarah tak mungkin dilakukan tanpa tersediahnya sumber sejarah, sumber-sember sejarah dibedakan menjadi beberapa kategori yaitu;
3.     Sumber kebendaan atau meterial
            Yaitu sumber sejarah yang beberapa benda dapat dilihat secara fisik. Sumber ini dapat dibedakan menjadi sumber tertulis, seperti dokumen , arsip, surat, catatan harian, foto, dan file. Sumber fisik berikutnya adalah berupa (remains)  beruba artefak seperti keramik, alat rumah tetangga, senjata, alat pertanian atau berburu, lukiskan, dan perhiasan.
1.      Sumber non-kebendaan atau immaterial
Dapat berupa teradisi,agama,kepercayaan, dan sebagainya.
2.      Sumber lisan
            berupa kesaksian, hikayat, tembang, kidung dan sebagainya.
Tantangan yang dihadapi seorang peneliti dalam proses heuristik biasanya menyangkut hal-hal sebagai berikut:

a.        sumber tulisan
·         Tempat dimana sumber tertulis itu bisa didapatkan biasanya menyangkut keterbatasan informasi mengenai keberadaan sumber tersebut.
·         Kondisi fisik yang sudah tuadan tidak utuh lagi yaitu menyangkut bentuk fisik dari benda peninggalan yang berupa naskah, arsif atau artepak yang sudah rusak dan dimakan usia sehingga menyulitkan untuk dimakan usia.
·         Tantangnan yaitu masalah bahasa dan jenis tulisan.
·         Mengenai keberadaan sumber  tersebut sebai sumber primer atau sumber sekunder bahkan sumber tersier.
b.      Sumber benda
·         Keterbatasan pengetahuan budaya mengenai kegunaan dari benda tersebut, ragam hias, arsitektur, dan sebagainya.
·         Pengatahuan mengenai bahan serta teknik pengelolaan
·         Kondisi fisik yang tidak utuh lagi
c.       Sumber Lisan
·         Status narasumber sebagai pelaku atau saksi
·         Keterbatasan informasi mengenai apa yang di lakukan, dilihat, dan didengar
·         Faktor kesehatan dan usia nara sumber
·         Tingkat pendidikan nara sumber
·         Keturunan/generasi tertentu
Sumber sejarah adalah yang memberi penjelasa tentang pristiwa masa lampau. Sumber sejara merupakan bahan penulisan sejarah yang mengandung bukti baik lisan maupun tertulis. Pada umumnya, tidak mungkin suatu pristiwa memberikan bentuk materi suatu peninggalan secaralengkap. Oleh sebab itu, sejarwan harus  mengumpulkan sebanyak mungkin terkait peninggalan sejarah.
            Dalam kenyataannya, sering kali bukti-bukti yang didapat dari proses pengumpulan, satu sama lain belum tentusaling berkaitan atau mempunyai hubungan kualitas. Sumber  sumber sejarah harus diidentifikasi, dipilih dan dipilah atau dalam bahasai lmiah disebut klasifikasi.
            Karna lingkungan sejarah sangat besar, perlu klasifika sisistematik dan terstruktur untuk memudahkan penelitian. Ada banyak cara untuk memilah inforamasi dalam sejarah, antara lain:
·         Berdasarkan kurun waktu (kronologis).
·         Berdasarkan wilayah (geografis).
·         berdasarkan Negara (nasional).
·         Berdasarkan kelompok suku bangsa (etnis).
·         Berdasarkan topic atau pokok bahasa (topical).
ada beberapa teknik terkait heuristik:
1.      study kepustakaan, Study kepustakaan adalah studi mengenai sumber-sumber tertulis berupa naskah, buku, serta jurnal yang diterbitkan.
2.      study kearsipan, Arsip biasanya didapat dari sebuah lembaga baik lembega negara maupun swasta. Arsip dapat berupa lembaran-lembaran lepas berupa surat, edaran,dan pemberitahuan dan sebagainya.

3.      Wawancara, Wawancara dapat dilakukan secara langsung dengan individu maupun wawancara dengan, melalui kuesioner dengan pertanyaan terstruktur mapun tidak terstruktur.
4.      Obervasi (pengamatan), Pengamatan dilakukan secara langsung di lapangan terhadap objek.

  Jenis-jenis metode penelitian
Adapun jenis-jenis penelitiian terbagi menjadi dua sebagai berikut;
a.       melalui pendekatan ilmu sosial sebaigai alat analisi, Penelitian  ini berupaya melakukakn prekrontuksi terhadap suatu pristiwa masa lampau. Adapun fakta yang di ungkapkan adalah fakta mengenai apa, siapa, kapan, dan dimana juga bagaiman asuatu pristiwa telah terjadi.
b.      penelitian kepustakaan, Penelitian ini adalah bersumberkan data-data penting, mengkaji latar belakang, mengkaji situasi sosial dan ciri khas.

4.  Intisari metode sejarah
setelah menemukan dokumen dokumen itu, ia harus menetapkan dua hal: pertama, apakah dokumen dokumen itu autentik atau bagian bagian yang mana yang autentik jika hanya sebagian di antaranya atau hanya beberapa bagian di antaranya yang autentik? Ke dua, seberapa banyak daripada bagian bagian autentik itu yang bisa di percaya dan sejauh mana?
Dengan demikian carapenulisan sejarah mengenai sesuatu tempat, priode, seperangkat pristiwa, lembaga atau orang, bertumpu kepada empat bagian pokok, yaitu
a.       Pengumpulan objek yang berasal dari jaman itu, dan pengumpulan bahan bahan tercetak, tertulis, dan lisan yang boleh jadi relevan
b.      Menyingkirkan bahan bahan (atau bagian bagian dari padanya) yang tidak autentik
c.       Menyimpulkan kesaksian yang dapat di percaya mengenai bahan-bahan yang autentik
d.      Penyususan kesaksian yang dapat di percaya itu harus menjadi sesuatu kisah atau penyajian yang berarti. Suatu pengertian mengenai empat langkah tersebut, dan seperangkat ukuran kompetensi bagi masing masing di antara empat langkah itu di perlukan untuk membaca secara cerdas apa yang telah di tuliskan oleh sejarawan.[3]

BAB III
PENUTUP 
1.     Kesimpulan
          Dengan mengetahui proses dalam penelitian sejarah kita dapat mengetahui cara kerja dalam meneliti suatu kejadian di masa lampau dengan baik dan benar secara struktur, sistematik, dan prosedur yang sesuai dengan anjuran para ahli peneliti sejarawan.
Karena banyaknya yang melakukan penelitian tentu memerlukan metode-metode penelitian, oleh karennya kami membuat karya tulisan mengenai metode penelitian sejarah.  metode sejarah adalah alat  yang digunakan untuk mengkaji ulang pristiwa Sebagai sebuah prosedur metode penelitian itu sendiri, selain itu metode ini juga memeiliki teknik, jenis pengumpulan data dan, intisari metode sejarah.
2.     Saran
                Mengingat sejarah pada massa lampau sanggat dibutuhkan sebagai bentuk penghargaan kita pada apa-apa saja yang telah berperan penting dalam kemajuan dunia, tidak heran banyak sekali para peneliti melakukan penelitian tentang sejarah dunia.


[1]  Dr. rusydi sulaiman, M.A,g, pengantar metodelogi studi sejarah peradaban islam (Jakarta, rajawali pers, 2014), hal 95-96

[2] M.Dien Madjid, Jhon Wahyuni, Ilmu Sejarah (Jakarta Karisma Putra Utama 2014) hal 19
3  Nugroho natosusanto, mengerti sejarah (Jakarta universitas indonesia (UI-Perss) 1985), hal 22)

MAKALAH SIRAH NABAWIYAH “ Dakwah Nabi Muhammad Saw di Madinah”

KATA PENGANTAR Assalamu’alaikum Wr. Wb.             Puji syukur kehadirat Allah SWT yang telah melimpahkan Rahmat dan hidayahnya ...