Selasa, 30 Oktober 2018

MAKALAH KEANEKARAGAMAN MAKHLUK HIDUP

MAKALAH  KEANEKARAGAMAN MAKHLUK HIDUP


KATA PENGANTAR

Segala puja dan puji syukur senantiasa kami panjatkan kepada Allah SWT. Tuhan Yang Maha Esa pengayom segenap alam yang telah memberikan rahmat serta hidayah-Nya sehingga dalam penulisan makalah ini kami tidak mengalami kendala yang berarat hingga terselesaikannya makalah yang berjudul “ ilmu pengetahuan alam ” Makala ini kami susun sebagai tugas dari mata kuliah ilmu pengetahuan alam.
Kami sangat menyadari tidak ada manusia yang sempurna begitu juga dalam penulisan makalah ini, apabila nantinya terdapat kekurangan dan kesalahan dalam makalah ini, kami selaku penulis sangat berharap kepada seluruh pihak agar dapat memberikan kritik dan juga saran seperlunya.
Demikian tugas ini kami susun semoga bermanfaat dalam memenuhi tugas mata kuliah ilmu pengetahuan alam dan khususnya untuk pembaca, Tak ada gading yang tak retak, bengitulah adanya makalah ini. Dengan segalah kerendahan hati, saran- saran dan kritik yang konstruktif dan membangun sangat kami harapkan dari pembaca guna meningkatkan pembuatan makalah pada tugas yang lain dan pada waktu yang mendatang.
                                                                                                           

                                                                        Bengkulu, 18 oktober 2018

Penulis



DAFTAR ISI


COVER....
KATA PENGANTAR..
DAFTAR ISI.....
BAB I PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang ...
1.2 Rumusan Masalah ...
1.3 Tujuan.........
BAB II PEMBAHASAN
2.1 Pengertian Keanekaragaman Makhluk Hidup ....
2.2 Ciri-ciri Keanekaragaman Makhluk Hidup  .....
BAB III
3.1 Kesimpulan .
3.2 Saran....
DAFTAR PUSTAKA....





BAB 1
PENDAHULUAN
A.      Latar belakang
                             Keanekaragaman adalah perbedaan di antara makhluk hidup yang hidup yang berbeda jenis dan speciesnya.sedangkan Pengertian Keanekaragaman Hayati adalah keseluruhan variasi berupa bentuk, penampilan, jumlah, dan sifat yang dapat ditemukan pada makhluk hidup. Setiap makhluk hidup memiliki ciri dan tempat hidup yang berbeda. Bagaimana keanekaragaman di dunia terjadi? Keanekaragaman makhluk terjadi karena adanya perbedaan sifat, seperti: ukuran, bentuk, warna, fungsi organ, tempat hidup dan lain–lain.
Keanekargaman makhluk hidup sangat penting bagi kelangsungan dan kelestarian makhluk hidup. Suatu kelompok makhluk hidup yang memiliki kelestarian tinggi, terdapat keanekaragaman yang tinggi. Sebaliknya makhluk hidup yang memiliki tingkat kelestarian rendah, terdapat keanekaragaman rendah dan terancam punah.
Faktor-faktor yang menyebabkan timbulnya keanekaragaman makhluk hidup adalah : Mutasi adalah peristiwa perubahan yang disebabkan oleh faktor internal seperti materi genetik atau faktor lingkungan, seperti radiasi dan suhu. Rekombinasi adalah proses atau peristiwa yang berakibat terbentuknya kombinasi gen baru pada kromosom. Individu baru dari reproduksi seksual akan memiliki faktor keturunan dari kedua induknya.
B.       Rumusan masalah
1.      Apakah pengertian keanekaragaman makhluk hidup?
2.      Apaka yang di maksud dengan biodivitas tumbuhan dan hewan?
3.      Ciri-ciri keanekaragaman makhluk hidup ?
C.      Tujuan
Tujuan penulis makalah yaitu sebagai berikut:
1.      Membahas tentang biodiversitas tumbuhan.
2.      Membahas tentang biodiversitas hewan.
3.      Membahas tentang perkembangbiakan makhluk hidup.
4.      Mengetahui pembagian geografi berdasarkan wilayah iklim dan wilayah untuk binatang.




BAB II
PEMBAHASAN
2.1 Pengertian Keaneka Ragaman Makhluk Hidup
Keanekaragaman makhluk hidup dikenal juga dengan keanekaragaman hayati (Biodiversitas) yang dapat diartikan sebagai perbedaan yang terdapat pada makhluk hidup sesuai dengan spesies, jenis ataupun ekosistemnya. Keanekaragaman tersebut dapat terjadi dikarenakan oleh adanya perbedaan ciri-ciri dari masing-masing makhluk hidup tersebut seperti sifat, warna, ukuran, bentuk, habitat, dan sebagainya.
Keanekaragaman diantara makhluk hidup tersebut bisa terjadi dikarenakan adanya proses adaptasi maupun evolusi. Adaptasi merupakan sebuah proses penyesuaian diri yang dilakukan oleh makhluk hidup terhadap lingkungan di mana ia tinggal agar mampu bertahan hidup. Contoh dari adaptasi adalah kelinci yang hidup di daerah gurun memiliki telinga yang besar sebagai hasil dari proses adaptasi untuk melindungi diri dari suhu yang panas. Sedangkan evolusi adalah sebuah proses perubahan pada suatu spesies yang berlangsung secara bertahap dan dalam jangka waktu yang lama hingga menghasilkan spesies baru yang berbeda dengan asalnya. Contoh dari evolusi adalah gajah. Gajah merupakan evolusi dari hewan purbakala bernama Mamoth.
1. Keanekaragaman
a. Keanekaragaman Tingkat Gen
Makhluk hidup tersusun atas unit satuan terkecil yang kita kenal sebagi sel. Dalam inti sel terdapat materi pembawa sifat yang disebut gen. Setiap individu memiliki jumlah dan variasi susunan gen yang berbeda-beda. Pada prinsipnya bahan penyusun Gen setiap makhluk hidup   adalah sama, namun jumlah dan susunanya yang berbeda-beda sehingga menampilkan sifat-sifat yang berbeda-beda pula.
b. Keanekaragaman jenis
Variasi    warna  pada  ikan  dan  warna  bunga  menunjukkan  adanya variasi dalam tingkatan jenis makhluk hidup. Variasi ini disebabkan karena adanya rekombinasi (pencampuran) gen- gen dalam jenis tersebut sehingga melahirkan variasi yang lebih beragam.
c. Keanekaragaman tingkat ekosistem
Suatu ekosistem   terdiri dari komunitas hewan, tumbuhan dan mikroorganisme   beserta   lingkungan   abiotik   dimana   semua makhluk hidup tersebut berada. Kedua  komponen  ini  saling  berinteraksi  satu.


2. Klasifikasi makhluk  a. Sistem klasifikasi
Suatu  kajian  tentang  pengelompokkan  makhluk  hidup  ke  dalam tingkatan atau takson tertentu disebut taksonomi. Seorang tokoh yang sangat berepran dalam klasifikasi makhluk hidup dan dikenal  sebagai Bapak taksonomi adalah Carolus Linnaeus Seiring dengan perkembangan ilmu klasifikasi makhluk hidup, system klasifikasi dapat dibedakan berdasarkan cara dan tujuannya, yaitu:
1. System Klasifikasi Buatan (Artificial)
Didasarkan pada pertimbangan secara sekehendak hati para ahli taksonomi   dengan melihat habitat (tempat hidup) dan nilai guna dari makhluk hidup tersebut.
2. System Klasifikasi Alamiah (Natural)
Sistem  ini  didasarkan  pada  kesamaan  morfologi  secara  fenotip yang ada hubungannya dengan makhluk hidup yang sesungguhnya
3. Sisitem Klasifikasi Evolusi (Filogenetik)
Sistem klasifikasi ini lebih menekankan aspek hubungan kekerabatan  dan  sejarah  perkembangan  evolusi  makhluk  hidup yang ada sekarang.





Gambar 1. Suatu pohon filogenetik yang umum berdsarkan pada urutan nukelotida RNA ribosom diantara jenis organisme dari diagram R.  


b. Sistem Binomial Nomenclatur
pada pertengahan abad ke-18 Carolus Linnaeus mengajukkan system penamaan makhluk hidup dalam tulisannya Systema nature dengan istilah :Binomial nomenclatur (bi= dua, nomen=nama)yang artinya tata nama seluruh organisme ditandai dengan nama ilmiah yang dterdiri dari dua kata latin atau yang dilatinkan.
Kata pertama menunujukkan genus, yang penulisannya dimulai dengan hurup besar, sedangkan kata kedua merupakanepitethon spesificumartinya penunjukkan jenis (spesies) yang penulisannya dimulai dengan hurup kecil. Misalnya untuk nama ilmiah singkong Felis domesticus. Felis menunjukkan genus, sedangkan domesticus emerupakan ciri khsuusnya, yang berarti  sejenis hewan yang dipelihara di dalam rumah (domestik).
c. Aturan Pemberian Nama Ilmiah
Peraturan nama ilmiah memuat aturan sebagai berikut:
1. Setiap oarganisme mempunyai nama ilmiah tertentu.
2. untuk nama ilmiah digunakan bahsa latin atau yang dilatinkan.
3. tidak ada dua organisme atau lebih yang mempunyai nama spesies yang sama (tautonim) atau hampir sama.
4. nama  genus  harus  terdiri  dari  satu  kata  dan  penulisannya  selalu  dimulai dengan hurup besar
5. nama spesies terdiri dari dua kata. Kata pertama merupakan nama genus dan kata kedua merupakan petunjuk spesies.
Contoh nama ilmiah padi: Oryza sativa
1      2
1   = nama genus
2   = nama petunjuk spesies
1  + 2  = nama spesies
6. Penulisan nama spesies harus ditulis meiring atau digaris bawahi. Garis bawah kata pertama dan kedua secara terpisah.
7. Nama   penemu boleh dicantumkan dibelakang nama spesies, seperti: Oryza sativa L., Rosa hybrida Hort, dsb.[1]

d. Tingkatan/Takson
Kelompok taksonomi pada takson yang sama memiliki katagori yang sama.  Urutan  takson  dari  yang  tertinggi  sampai  terendah  seerpti berikut:
Kingdom= kerajaan/dunia


Phylum/divisio Classis=

kelas Ordo= bangsa


Familia=keluarga

Genus= marga


Species=jenis
Setiap takson memiliki persamaan dan perbedaan ciri. Makin tinggi takson makin sedikit persamaan ciri yang dimilkinya dan dengan demikian makin banyak pula perbedaanya. Sebaliknya makin rendah takson, mka makin banyak persamaannya dan makin sedikit perbedaanya.Contoh urutan takson dan nama ilmiahnya:
E. Konsep Spesies
Konsep spesies  menurut  para  ahli  taksonomi  merupakan  gabungan populasi alami yang secara morfologi dan ekologi serupa dan yang dapt melakukan perkawinan (interbreeding) serta menghasilkan keturunan yang fertile. Contohnya Kuda dan Keledai dapat melakukan perkawinan dan menghasilkan bagal, tetapi bagal ini mandul maka kuda dan keledai bukan termasuk satu spesies.






F. Klasifikasi Makhluk Hidup berdasarkan Kingdom
Perkembangan klasifikasi makhluk hidup sampai abad ke-18 menempatkan  semua  makhluk  hidup  dalam  salah  satu  dari  dua kingdom yaitu tumbuhan dan hewan. Pada masa berikutnya para ahli taksonomi mengamati ada perbedaan kelompok makhluk hidud selain tumbuhan dan hewan  yaitu jamur (fungi), sehingga makhluk hiudp dikelompokkan menjadi 3 kingdom yaitu hewan, tumbuhan dan Jamur.
Copeland mengajukan  4  kingdom  klasifikasi  makhluk hidup, yaitu Monera untuk semua makhluk hiudp prokariota, protista untuk semua makhluk hidup sedikit atau tidak memiliki jaringan yang terdiferensiasi, metafita dan metazoamasing-masing untuk dunia tumbuhan dan hewan tingkat tinggi. Pada tahun 1969 Robert H.Whittaker merumuskan 5 kingdom klasifikasi makhluk hiudp yang seakarang banyak digunakan yang meliputi: Monera, Protista, Fungi, Animalia dan Plantae.
3. Pelestarian keanekaragaman hayati
Keanekaragaman  hayati  di  bumi  kita  sangat  berlimpah  jumlahnya mulai  dari  kutub  utara  sampai  kutub  selatan.  Berjuta-juta  jenis makhluk hidup yang ada, hanya sebagaian saja yang sudah dapat diidentifikaasi,  dan  masih  banyak  jenis-jenis  makhluk  hidup  yang belum dikenali.
Keanekaragaman hayati memberi arti penting bagi kehiudupan kita baik secara langsung maupun tidak langsung, hampir semua makhluk hidup
tersebut memberikan manfaat yang sangat berharga. Mengapa  kita    perlu  melestarikan  keanekaragaman  hayati ? Kita ketahui bahwa dalam suatu individu makhluk hidup terkandung plasma nutfah (sumber gen), dan lebih jauh dapat kita manfaatkan sebagai sumber pangan, sandang, papan.
Upaya melestarikan keanekaragaman flora dan fauna dapat dilakukan dengan dua cara, yaitu:
1.      Pelesatarian in-situ, artinya kita melesatrikan flora dan fauna dalam habitat  aslinya, seperti pelstarian badak di ujung kulon, komodo di NTT, bunga raflesia di bengkulu dan sebagainya.
2.      Pelestarian ex-situ, artinya kita melestarikan flora dan fauna   di luar habitat aslinya, seperti membuat suaka margasatwa, suaka hewan, kebun raya, kebun binantang dan sebagainya.
2.2 CIRI – CIRI DAN KEANEKARAGAMAN MAKHLUK HIDUP
A. CIRI – CIRI MAKHLUK HIDUP
Kita semua mengetahui bahwa batu, tanah dan air merupakan contoh benda tak hidup, sedangkan manusia, hewan dan tumbuhan merupakan makhluk hidup. Makhluk hidup mempunyai ciri – ciri khusus yang membedakannya dari benda mati, ciri – ciri tersebut adalah bernapas, bergerak, makan, mengeluarkan zat sisa, tumbuh, berkembangbiak, peka terhadap rangsang dan beradaptasi.
1. Bernapas     
Semua makhluk hidup melakukan proses pernapasan. Bernapas adalah proses mengambil udara (O2) dari luar dan mengeluarkan udara (CO2) dari dalam tubuh. Oksigen (O2) sangat diperlukan makhluk hidup untuk pembakaran makanan dalam tubuh dan menghasilkan energi yang diperlukan tubuh atau disebut juga oksidasi tubuh. Energi ini digunakan tubuh untuk bergerak dan melakukan aktivitas lainnya.
Reaksi oksidasinya sebagai berikut :
Zat makanan + oksigen —> energi + uap air + karbon dioksida.
Makhluk hidup bernapas menggunakan alat alat pernapasan, setiap makhluk hidup memiliki alat pernapasan yang berbeda dengan makhluk hidup yang lain, manusia dan hewan vertebrata bernapas dengan paru – paru, ikan dengan insang, cacing dengan kulit dan yang lainnya, sedangkan tumbuhan bernapas dengan mulut daun (stomata) dan lentisel (lubang-lubang yang ada pada batang tumbuhan).
2. Bergerak
Bergerak merupakan salah satu ciri makhluk hidup,  gerak dibagi dua yaitu gerak aktif dan gerak pasif, gerak aktif adalah gerak berpindah tempat yang dilakukan oleh manusia dan hewan, kita dapat dengan mudah mengamati gerak manusia atau hewan, contohnya berlari, berjalan, terbang, berenang dan lain lain. Sedangkan gerak pasif adalah gerak yang ditunjukkan oleh tumbuhan, contohnya gerak akar menuju sumber air, gerak ujung batang menuju arah matahari, gerak mekarnya bunga dan lain – lain.
3.  Makan
Makanan diperlukan oleh makhluk hidup sebagai sumber energi, untuk pertumbuhan dan mengganti sel-sel yang rusak. Makanan yang  dimakan harus mengandung zat-zat makanan yang dibutuhkan oleh tubuh. Contohnya, karbohidrat, lemak, protein, vitamin, dan mineral. Karbohidrat sangat diperlukan tubuh untuk menghasilkan energi. Zat makanan ini terdapat dalam umbi-umbian seperti singkong, kentang, dan ketela. Selain itu, terdapat dalam biji-bijian, seperti jagung, beras, gandum, dan tepung terigu. Lemak berfungsi sebagai cadangan makanan bagi tubuh. Lemak memiliki kalori paling tinggi dibandingkan zat makanan lainnya. Zat makanan ini terdapat dalam susu dan mentega.
Protein berfungsi untuk pertumbuhan dan mengganti sel-sel tubuh yang rusak. Protein dibagi menjadi dua macam, yaitu protein hewani dan protein nabati. Protein hewani adalah protein yang berasal dari hewan, contohnya: telur, daging, susu, dan ikan. Sedangkan, protein nabati adalah protein yang berasal dari tumbuhan, contohnya: kacangkacangan, dan buah-buahan.
Vitamin dan mineral diperlukan tubuh kita untuk mengatur proses kegiatan tubuh. Vitamin dapat diperoleh dari buah-buahan dan sayursayuran, seperti: wortel, sayur bayam, kangkung, jeruk, alpukat, apel, dan sebagainya.
Tumbuhan hijau memperoleh makanan dengan memproduksi sendiri. Tumbuhan hijau sebagai produsen mengolah zat-zat anorganik menjadi zat organik melalui proses fotosintesis. Fotosintesis adalah proses pembuatan makanan oleh tumbuhan hijau dengan bantuan cahaya. Tumbuhan tak berhijau daun, hewan dan manusia tidak dapat membuat makanan sendiri. Mereka memanfaatkan makanan dari hasil fotosintesis tumbuhan hijau dan sumber lain dari hewan dan alam.
4. Mengeluarkan Zat Sisa
Dalam proses penyerapan makanan, terbentuklah zat sisa yang merupakan zat yang tidak terserap oleh tubuh. Zat-zat itu disebut zat sisa oksidasi biologis, misalnya air dan karbon dioksida.Berdasarkan aktivitas tubuh dan hasilnya, pengeluaran zat-zat sisa dibedakan atas : Ekskresi, Respirasi, Defekasi.
Ekskresi, merupakan pengeluaran zat-zat sisa yang dilakukan oleh kulit dan ginjal. Kulit akan mengeluarkan zat sisa yang dinamakan keringat karena adanya kelenjar keringat di bawah kulit. Ginjal akan menyaring darah dan mengeluarkan zat sisa yang disebut urine. Respirasi, merupakan pengeluaran CO2 sebagai zat sisa proses respirasi yang dikeluarkan melalui hidung.
Defekasi, merupakan pengeluaran zat sisa pencernaan makanan yang berupa tinja (feses) melalui anus.
5. Tumbuh
Setiap makhluk hidup mengalami proses pertumbuhan, pertumbuhan adalah proses bertambahnya ukuran dan jumlah sel, pertumbuhan bersifat kuantitatif, artinya dapat dihitung atau dinyatakan dengan angka, dan irrevesibel yang artinya tidak dapat berubah ke bentuk semula.
Contohnya semakin bertambah umur, maka semakin bertambah tinggi dan berat badan, ini menunjukkan bahwa manusia mengalami pertumbuhan, begitu pula tumbuhan tumbuh dari biji, kecambah dan terus tumbuh menjadi tumbuhan dewasa.[3]

6. Berkembang Biak
Makhluk hidup berkembang biak untuk melestarikan jenisnya. Cara berkembangbiak dibedakan menjadi dua, yaitu secara kawin/generatif, yaitu perkembangbiakan yang melibatkan sel telur dan sel sperma. Dan secara tak kawin/vegetatif, yaitu perkembangbiakan yang tidak melibatkan sel telur dan sel sperma, melainkan melibatkan sel tubuh. Hewan berkembang biak antara lain dengan melahirkan, bertelur, bertelur-melahirkan, bertunas, fragmentasi atau membelah diri.
Tumbuhan berkembang biak secara alami dan buatan, Perkembangbiakan alami pada tumbuhan yaitu dengan biji (kawin) dan dengan tidak kawin, misalnya membelah diri, spora, tunas, umbi, geragih dan akar tinggal. Perkembangbikan tumbuhan secara buatan, misalnya stek, cangkok, runduk dan kultur jaringan.
7. Peka Terhadap Rangsang
Setiap makhluk hidup mempunyai kemampuan untuk bereaksi (peka) terhadap segala perubahan di sekitarnya. Untuk mengenali berbagai macam perubahan yang terjadi di sekitarnya, hewan dan manusia dilengkapi alat indra. Alat indra tersebut adalah telinga yang peka terhadap getaran suara, mata yang peka terhadap gas, lidah yang peka terhadap rangsangan rasa dan kulit peka terhadap sentuhan.
Tumbuhan tidak mempunyai alat indra. Akan tetapi, tumbuhan mempunyai kemampuan bereaksi terhadap rangsangan lingkungannya. contohnya daun putri malu yang menguncup ketika disentuh.
8. Adaptasi
Setiap makhluk hidup hanya dapat hidup dengan baik pada lingkungan yang sesuai.  Contohnya tumbuhan tropis dapat hidup dengan baik pada suhu lingkungan antara 10-400 C. tumbuhan di daerah kutub dapat hidup dengan baik pada suhu lingkungan antara 5-150 C. ikan dapat hidup dengan baik pada lingkungan air yang bersuhu 10-300 C. pada lingkungan air yang bersuhu lebih atau kurang dari suhu tersebut kahidupan ikan akan terganggu.
Manusia merupakan satu-satunya makhluk di alam ini yang mempunyai akal dan pikiran. Dengan kemampuan itu, manusia dapat bertahan pada berbagai suhu lingkungan karena dapat mengubah suhu lingkungan sesuai dengan kebutuhannya.







BAB III
PENUTUP
A.  KESIMPULAN
Keanekaragaman mahkluk hidup merupakan ungkapan pernyataan terdapatnya berbagai macam variasi, betuk, penampilan, jumlah dan sifat yang terlihat pada berbagai tingkatan persekutuan makhluk hidup yaitu tingkatan ekosistem, tingkatan jenis, dan tingkatan genetik.
Adapun manfaat dari keanekaragaman makhluk hidup:
1. Keanekaragaman makhluk hidup sebagai sumber kehidupan dan kelangsungan hidup,  karena potensialnya sebagai sumber pangan, papan, sandang, dan obat-obatan serta kebutuhan hidup yang lain
2. Keanekaragaman hayati merupakan sumber ilmu pengetahuan dan tekhnologi
3. Mengembangkan social budaya umat manusia dan membangkitkan nuansa keindahan yang merefleksikan penciptanya.
B.  SARAN
Berdasarkan permasalahan diatas kami sebagai generasi muda berharap, keanekaragaman hayati yang ada di Indonesia maupun didunia tetap terjaga dan dilestarikan dan menjadi tugas kita semua untuk melestarikan keanekaragaman yang ada.




DAFTAR PUSTAKA
Mardiastutik,Wiwik Endang. 2010. Mengenal Tumbuhan. Bekasi:Mitra Utama.
Mas’ud,Ibnu Danjoko Paryono.1998. Ilmu Alamiah Dasar. Bandung:Cv Pustaka Setia.
Amin Hasan.1977.Makhluk Hidup Hewan. Jakarta:PN Balai Pustaka



[1] Mardiastutik,Wiwik Endang.2010.Mengenal Tumbuhan.Bekasi: Mitra Utama.
[2] Amin Hasan. 1977. Makhluk Hidup Hewan. Jakarta:PN Balai Pustaka
[3]Mas’ud,Ibnu Danjoko Paryono.1998. Ilmu Alamiah Dasar. Bandung:Cv Pustaka Setia.

Tugas Sastra Daerah


           Sastra Daerah
                  
                                    Akhir Kisa Sebuah Cinta Anak Sekolah


Pelaku: Oktorio, M.yusuf, Aan, Taufik, Angga, Pitah, Petti, Yela, pak buyung, jefri, rafik, miji.
           
Babak 1


            Disebuah tempat dimana tempat itu untuk menempuh pendidikan yaitu sekolah menenga atas(SMA). Anak IPS biasanya kalau sudah jam istirahat nongkrong dikantin yang khususnya kantin/warung tempat cowoknya, dan seperti biasanya main game, makan-makan dan minum diwarung itu.


Oktorio            :” ayo kita goyang dua jari biar kita happy goyang sampai pagiii..main game           lagi”(bernyanyi sambil memetik gitar dengan suara flase)
M.yusuf           :“oi...men nyanyinya yang bagus dikit dong, sakit telinga saya     dengernya...udah makan mie tiap hari,dengerin lagu kamu yang false itu. Lama-lama ini telingabisa budeg nanti men”.
Taufik              :”iya men!. Sumpa ni telinga saya juga ketularan budeg ni, nanti enggak bisa lagi dengar ocehan bapak kepalah setiap hari senin. Hahaha”
Tertawa bareng teman-teman
Aan                 :” yoi, kalo nyanyian nya bagusan dikit bisa ikutan di academik, kan suaranya flase sama cempreng gitu, hahaha”.(sambil ngeledekin)
Oktorio            :wooi, Aan kalo dari dulusaya diterima menjadi penyanyi yang terkenal, nggak mungkin saya masuk sekolah ini”.( sambil berdiri ngambil gorengan karena kesal sama teman-temannya)


 Babak 2


            Di esok harinya seseorang perempuan yaitu pitah yang baru sampai kesekolah, berjalan dan melalui kantin/warung khusus laki-laki. Dan diwarung itu ada oktorio sedang minum cappucino.


Oktorio            :”haaii..dek pitah mau kekelas yah? Kakak boleh barengan jalannya sama adek                   enggak? Kebetulan kelas kita juga sama”(sambil senyum-senyum malu)
Pitah                :” pitah mau kekelas teman mau antar bukunya, dan nggak usah kita nggak searah nanti soalnya mau antar buku dulu”(dengan jawaban cuek)
Oktorio            :”seperti itu yah dek, yah udah kalo gitu kakak temani yah nanti digangguin sama cowok yang lain dan kakak kelas juga, kan kakak enggak mau liat perempuan diganguin sama cowok lain apalagi cewek seperti dek pitah yang cantik”.(membujuk pitah supaya mau barengan jalannya)
Pitah                :”apaan si kak nggak usah lebay, pitah berani sendiri, udah yah gombalnya pitah pergi dulu”.(lalu berjalan menuju kelas)
Oktorio            :”saya ikutin nggak ya, ah ikutin ajalah”.(sambil berbicara didepan penonton lalu berjalan)
Oktorio            “pitah, jangan cuek gitu dong sama kakak, kan kakak mau barengan ajah jalanya”.(rasa kecewa karena pitah cuek)
Pitah                :” ah, udah kak pitah nggak mau ladenin orang tukang gombal”
Ditenga perjalanan menuju kelas, mereka suda sampai didepan kelas adek tingkat yaitu kelas (sepuluh A) disana ada temannya si oktorio yaitu M.yusuf teman akrabnya sehari-hari.
M.yusuf           :” hei dek pitah jangan mau barengan sama dia, dia itu tukang gombalin cwek disekolah ini”.(bicara sama pitah, dan ngeledekin si oktorio supaya pita tambah kesel sama oktorio)
Oktorio            :” wooi men, diam luh peak kamu cukup makan mie ajah nggak usah urusin cewek hahah”(jalan menuju pita yang ditinggal nya)
Oktorio            :” pit, pitah tungguin kakak, aah gara-gara kamu sup saya tinggalin”.(lalu mengejar pitah, dan pitah pun tidak memperdulikan nya dan laju pergi).



Babak 3

Malam harinya dirumah Oktorio, si Oktorio mengajak teman-teamannya nginap dirumah nya untuk merencanakan besoknya, oktorio untuk mengungkapkan perasaannya kepada pitah perempuan yang sudah lama disukainya sejak masuk sekolah.
Besok paginya sudah disekolah, sudah jam istirahat pertama oktorio dan teman-temannya bersiap-siap untuk menuju kelas pitah untuk mengungkapkan perasaan oktorio kepada pitah anak IPA itu.

Oktorio            :” pet, pitah nya ada dikelas?”(bertanya kepada petti, petti adalah sahabat karibnya pitah)
Petti                 :” oh, ada dibelakang kelas dia tadi, emangnya kenapa tumben nanyainya?”( dengan penasaraan)
Oktorio            :” oh... makasi pet”( dengan jawaban singkat, dan berjalan menuju tempat pitah yang dikasi tau oleh sahabatnya petti)
Pitah lagi duduk sambil membaca buku novel di belakang kelas, tiba-tiba ada oktorio  danteman-temannya menghampiri pitah, dan pita pun kaget dan bertanya-tanya heran
” kenapa mereka kesini tumbennya” dengan bicara dalam hati.
Oktorio            :”dek pitah”!(memanggilnya)
Pitah                :” iya ada apa kak?”
Saling bertatapan
Oktorio            :”dari awal kakak ketemu adek sebenarnya kakak suka sama kmu pit”(sambil gugup ngucapinnya) kakak punya perasaan yang dalam terhadapmu lebi dari kakak adik.
Disaat itu pitah belum sempat menjawab ucapan yang di bilang dari oktorio tadi, tiba-tiba ada kakak kandungnya si pitah yang bernama kek selvi duduk di bangku X11/IPA dan sahabatnya menghampiri mereka. Dan rencana mereka yang suda direncanakan pun gagal.
Kak selvi         :” eeeh, bilang apa kamu tadi, suka sama pitah? Kamu nggak mungkin bisa dapat kan cintanya, lagian belum boleh cinta-cintaan kalian masi panjang waktu untuk mengejar impian, dan pitah masi mau namatkaan pendidikannya dulu di jenjang sarjana nanti. Lagian pitah suda di jodohin sama orang lain walawpun masi lama waktunya, dan orangnya pun nggak seperti kamu yang sukanya gombalin orang terus, bagaimana bisa membuat adik saya senang kalo gitu, malahan membuat dia  terteksn terus nanti. Dan juga kalian nggak cocok untuk bersatu. Pitah ayo ikut kakak”.( sambil narik tangan pitah untuk pergi dari tempat itu)
Oktorio            :terdiam sejenak”  apakah aku tidak panatas untuk disuakai oleh orang yang aku suka, ha”( berdiri sambil bicara di depan penonton)
M.yusuf           :” sabar bro, semoga bisa dapat yang lebih dari pitah”
Aan                 :” iyah saya doakan men”( sambil menepuk pundak oktorio)
Dan teman-temannya pun berusaha untuk menghiburnya.
                        Layarpun turun


Babak 4

suasana cuaca di hari itu tidak mendukung karena mau hujan deras,  kelasnya oktorio lagi jam pelajaran olaraga, lalu oktorio dan temannya M.yusuf pergi kekelas nya pitah yang lagi belajar sama pak buyung yang garang itu, dan bernyanyi-nyanyi dan kebetulan pacarnya si yusuf yang beranama Yela satu kelas sama pitah, dan Yelapun sahabatnya pitah.

Oktorio            :” bila aku jatu cinta, aku melihat matahari, bila aku jatu cinta aku mendengar nyanyian ini”( dengan suara kencang)
Pak buyung     :” woy, ngapain kamu disitu, ribut-ribut di depan kelas ganggu orang mau belajar saja, kamu berdua tu ya emang cari gara-gara saja tiap hari cuman buat saya emosi ajah”(dengan nada marah)
Oktorio            :” kami disini hanya ingin menghibur kelas bapak dan menghibur ajah pak dan ingin menyuru  pitah sama yela nya keluar”
Pak buyung     :” ah sudah-sudah jangan buat onar disini, disini mau belajar bukan mau main-main”
Tiba-tiba yela sama pitah pun keluar dari kelas, karena nggak konsen belajar ada yang ribut-ribut di depan kelas. Dan bapak nya pergi kekantor meninggalkan mereka.
Yela                 :” ada apa ini ribut-ribut ?nggak konsen belajarnya”
Pitah                :”sudahlah kak,cepat pergi dari sini dan pitah pun belum mau berpacaran dulu jadi kita temanan ajah ya dan jangan gangguin pitah lagi karena pitah mau konsen    sekolahnya dulu”
Oktorio            :” jadi kamu nolak cinta kakak, pit? Tengganya kamu padahal sudah lama memendam perasaan ini, tapi tidak perna kamu memikirkan perasaanku, ku kecewa sama kamu pit,”
Pitah                :” kamu harus menerima kenyataan kak, pitah mohon sama kakak jangan perna membenci pitah karena kakak suda saya anggap kakak sendiri”
Yela                 :” benar kata pitah kak okto, sebaiknya kakak fokus dulu sama sekolahnya, lebih baik kalian balik kekelas, kakak harus terima keputusan pitah”( dengan suara lembut dan kasihan)
M.yusuf           :” mari to kita pergi dari sini kamu yang sabar yah”(rasa kasihan)
Oktorio            :” ah sudalah saya mau pergi saja”(dengan kesal, menuju keparkiran dan maupulang kerumah nya)
Dan cuacanya semakin mendung dan suda gerimis karen mau hujan.


Babak 5

Waja oktorio tampaknya masi kesal dan tampak murung karena memikirkan cintanya telah ditolak sama orang yang di sukainya, dan oktoriopun curhat sama teman-teman nya yang lain tetapi bukan sama sahabatnya yang selalu bersamanya tetapi kepada temannya yang lain, karena kesal dan nggak mau merepotkan sahabatnya lagi. Tetapi bukan dia lupa sama teman-temannya yang hangat itu walawpun mereka saling gledekin, hanya oktorio mau mencari refresing  sedikit.


Oktorio            :”bro saya kmren di tolaknya sama pitah, padahal muka ku nggak jelek-jelek amat haha( tertawa menghilangkan penak)
Jefri                 :”muka kayak lu mana mau pitah nya dia cantik pintar lagi, walawpun lu pintar juga tapi hati kamu  belum pintar ngambil hatinya pitah, hahaha”
Oktorio            :” mungkin kali ya, hahaha”
Rafik               :”ngapain pusing karena cewek, mending minum ini dulu deh lu biar pikiran nggak kacau dan suntuk lagi, yah nggak men?”(sambil memberikan sebotol minuman)
Miji                  :”yoi men..  mending kamu minum ajah dulu biar pikiranmu nggak pusing, mikirin pitah sama pelajaran dosekolah”
Oktorio            :”Thanks yah, hiburannya kalian emang kawan-kawan ku yang pengertian kalo nggak ada kalian  muangkin saya suda emosian tadi”( sambil minum air yang di kasikan sama rafik tadi)
Oktorio            :”uhuk,uhuk,uak.uak”(sambil muntah-muntah)

Setelah oktorio dan teman-temannya minum-minuman yang keras akhirnya mereka teller dan tidak sadarkan diri lalu si oktorio pun jatu meninggal karena meminuman yang keras.
Mereka bukan lah teman yang baik untuk tempat curhat,malahan mereka ingin menjatukan oktorio, tempat dan teman okto refresing hanyalah orang yang salah, tetapi itulah kenyataannya padahal oktoriopun tau bahwa temannya ini adalah orang  yang salah bukan teman yang mau menghibur tetaoi mau membunuh.

                                                               ~TAMAT~
                       








                       


MAKALAH SIRAH NABAWIYAH “ Dakwah Nabi Muhammad Saw di Madinah”

KATA PENGANTAR Assalamu’alaikum Wr. Wb.             Puji syukur kehadirat Allah SWT yang telah melimpahkan Rahmat dan hidayahnya ...