Rabu, 27 Maret 2019

MAKALAH PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN “MEMAHAMI IMPLEMENTASI WAWASAN NUSANTARA”


MAKALAH PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN

MEMAHAMI IMPLEMENTASI WAWASAN NUSANTARA

BAB 1

PENDAHULUAN

Implementasi wawasan nusantara sebagai cara pandang dan visi nasional Indonesia wawasan nusantara harus dijadikan arahan, pedoman, acuan dan tuntunan bagi setiap individu bangsa Indonesia dalam membangun dan memelihara tuntunan bangsa dan NKRI.
Falsafah pancasila diyakini sebagai pandangan bangsa Indonesia yang sesuai dengan aspirasinya. Keyakianan ini dibuktikan dalam sejarah perjuangan Indonesia sejak awal proses pembentukan Negara republik Indonesia sampai sekarang.
Penerapan wawasan nusantara adalah cara pandang sebuah bangsa tentang dirinya ditengah-tengah lingkungan strategis yang bergerak serba cepat dan dinamik, agar bangsa tersebut tetap eksis dan survife.
 Wawasan nasional Indonesia menumbuhkan dorongan dan rangsangan untuk mewujudkan aspirasi bangsa serta kepentingan dan tujuan nasional. Upaya pencapaian tujuan nasional dilakukan dengan pembanguanan nasional yang juga harus berpedoman pada wawasan nasional.
1.      Wawasan nusantara sebagai pancaran falsafah pancasila
2.      Wawasan nusantara dalam pembanguanan nasional
3.      Penerapan wawasan nusantara
4.      Hubungan wawasan nusantara dan ketahanan nasional
1.      Memahami dan mengetahui wawasan nusantara sebagai pancaran falsafah pancasila
3.      Memahami dan mengetahui  tentang penerapan wawasan nusantara
4.      Memahami dan mengetahui hubungan wawasan nusantara dan ketahanan nasional

BAB II

PEMBAHASAN


Falsafah pancasila diyakini sebagai pandangan bangsa Indonesia yang sesuai dengan aspirasinya. Keyakianan ini dibuktikan dalam sejarah perjuangan Indonesia sejak awal proses pembentukan Negara republik Indonesia sampai sekarang. Kosep wawasan nusantara berpangkal pada dasar ketuhanan yang maha esa sebagai sila pertama yang kemudian melahirakan hakikat misi manusia Indonesia yang terjabarkan pada sila-sila berikutnya. Wawasan nusantara sebagai aktualisasi falsafah pancasila menjadi pedoman dan landasan bagi pengelolaaan bagi kelangsungan hidup bangsa Indonesia.
Dengan demikian wawasan nusantara menjadi pedoman bagi upaya mewujudkan kesatuan aspek kehidupan nasional untuk menjamin kesatuan persatuan dan keutuhan bangsa, serta upaya untuk mewujudkan ketetiban dan perdamaian dunia. Disamping itu wawasan nusantara merupakan konsep dasar bagi kebijakan dan strategi pembangunan nasional.[1]
Undang-undang dasar 1945 merupakan konstitusi Negara(hukum dasar Negara) yang menjadi pedoman pokok kehidupan masyarakat, berbangsa dan bernegara oleh sebab itu, undang-undang 1945 menjadi landasasn konstitusional wawasan nusantara. Kedudukan wawasan nusantara dalam sistem  kehidupan nasional Indonesia urutannya adalah sebagai berikut :
1.      Pancasila sebagai falsafah dan ideologi Negara, serta dasar Negara
2.      Undang – undang dasar 1945 sebagai konstitusi Negara
3.      Wawasan nusantara dan ketahanan nasional sebagai doktrin dasar pengaturan kehidupan nasional
Sistem perintahan menganut sistem presidensial. Pesiden memegang kekuasan berdasarkan undang-undang dasar 1945. Indonesia adalah Negara hokum (Rechtsstaat) bukan Negara kekuasaan ( Machtsstaat). Oleh sebab itu segala keputusan mengacu kepada peraturan dan perundang-undangan yang berlaku.
a.       Perwujudan kepulauan nusantara sebagai satu kesatuan poitik
-          Kebulatan wilayah dengan segala isinya merupakan modal dan milik bersama bangsa Indonesia.
-          Ke anekaragaman suku, budaya, dan bahasa daerah serta agama yang dianutnya teteap dalam kesatuan bangsa Indonesia.
-          Secara psikologis, bangsa Indonesia merasa satu persaudaraan, senasib dan sepenanggan sebangsa dan setanah air untuk mencapai satu cita-cita bangsa yang sama.
-          Pancasila merupakan falsafah dan ideologi pemersatu bangsa Indonesia yang membimbing kearah tujuan cita-cita yang sama.
-          Kehidupan politik diseluruh wilayah nusantara sistem hukum nasional.
-          Seluruh kepulauan nusantara merupakan satu kesatuan system hokum nasional.
-          Bangsa Indonesia bersama bangsa-bangsa lain ikut menciptakan ketertiban dunia dan perdamaian abadi melalui politik luar negeri yang bebas dan aktif.
b.      Pewujudan kepulawan nusantara sebagai satu kesatua ekonomi
-          Kekayaan wilayah nusantara, baik potensial maupun efektif, adalah modal dan milik bersama bangsa untuk memenuhi kebutuhan di seluruh wilayah Indonesia secara merata.
-          Tingkat perkembangan ekonomi harus seimbang dan serasi di seluruh daerah tanpa mengabaikan ciri khas yang memiliki daerah masing-masing.
-          Kehidupan perekonomian diseluruh wilayah nusantara diselenggarakan sebagai usaha bersama dengan asas kekeluargaan dalam sistem ekonomi kerakyatan untuk sebesar-besar kemakmuran rakyat

c.       Perwujudan kepulauan nusantara sebagai satu kesatuan social budaya
-          Masyarakat Indonesia adalah satu bangsa yang harus memiliki kehidupan serasi dengan tingkat kemajuan yang merata dan seimbang sesuai dengan kemajuan bangasa.
-          Budaya Indonesia pada hakikatnya dalah satu kesatuan dengan corak ragam budaya yang menggambarkan kekayaan budaya bangsa. Budaya Indonesia tidak menolak nilai-nilai budaya asing asalkan tidak bertentangan dengan nilai budaya bangsa sendiri dan hasilnya dapat dinikmati.
d.      Perwujudan kepulauan nusantara sebagai satu kesatuan pertahanan keamanan
-          Bahwa ancaman terhadap satu pulau atau satu daerah pada hakiktnya adalah ancaman terhadap seluruh bangsa dan Negara.
-          Tiap-tiap warga Negara mempunyai hak dan kewajiaban yang sama utnuk ikut serta dalam pertahanan dan keamana Negara dlam rangka pembelaan Negara dan bangsa. [2]

Penerapan wawasan nusantara adalah cara pandang sebuah bangsa tentang dirinya ditengah-tengah lingkungan strategis yang bergerak serba cepat dan dinamik, agar bangsa tersebut tetap eksis dan survife. Pengertian lain dari wawasan nusasntara secara termininologi wawasan nusantara diartikan sebagai cara pandang sebuah nation state tentang diri dan lingkungan strateginya yang berubah serba dinamik dengan mempertimbangkan aspek cultural, hipotesis, geografis, ruang hidup, idealisme, falsafah Negara, konstitusi, aspirasi, identitas, integritas, kelangsungan hidup dan perkembangan serta kemampuannya dan daya saingnya. Salah satu penerapan wawasan nusantara :
1.      Salah satu manfaat paling nyata dari penerapan wawasan nusantara, khususnya dibidang wilayah, adalah nya konsepsi nusantara diforum internasiaonal, sehingga terjamianlah integritas wilayah territorial Indonesia. Laut nusantara yang semula dianggap “laut bebas” menjadi bagian integral dari wilayah Indonesia. Disamping itu pengakuan terhadap landas kontinen Indonesia dan ZEE Indonesia menghasilkan pertambahan luas wilayah yang cukup besar.
2.      Pertambahan luas wilayah sebagai ruang hidup disebut menghasilakan sumber daya alam yang cukup besar untuk kesejahteraan bangsa Indonesia. Sumber daya alam itu meliputi minyak, gas bumi dan mineral lainnya yang banyak berada didasar laut, baik dilepas partai (off shore) maupun dilaut dalam.
3.      Penambahan luas wilayah tersebut dapat diterima oleh dunia internasional termasuk Negara-negara tetangga: Malaysia, Singapura, Thailand, Filipina, India, Australia dan Papua Nugini yang dinyatakan dengan persetujuan yang dicapai karena Negara Indonesia memberikan akomondasi kepada kepentingan Negara tetangga antara lain dibidang perikanan yang mengakui hak nelayan tradisional (traditional fishing right) dan hak lintas dari Malaysia barat ke Malaysia timur atau sebaliknya.
4.      Penerapan wawasan nusantara dalam pembangunan Negara di berbagai bidang tampak pada berbagai proyek pembangunan sarana dan prasarana komunikasi dan transportasi. Contohnya adalah pembangunan satelit palapa dan Microwave system, pembanguanan lapangan terbang perintis dan pelayaran perintis diberbagai daerah. Dengan adalnya proyek tersebut maka laut dan hutan tidak lagi menjadi hambatan bagi integrasi nasional. Dengan demikaian lalu lintas perdagangan dan integrasi budaya dapat berjalan dengan lancar.
5.      Penerapan dibidang sosial budaya terlihat pada kebijakan untuk menjadikan bangsa Indonesia yang Bhinneka Tunggal Ika tetap merasa sebangsa, setanah air, senasib sepenanggungan dengan asas pancasila. Salah satu langkah penting yang harus dikembangkan terus adalah pemerataan pendidikan dari tingkat pendidikan dasar sampai perguruan tinggai ke semua daerah atau provinsi.
6.      Penerpan wawasan nusantara dibidang pertahanan keamanan terlihat pada kesiapsiagaan dan kewaspadaan seluruh rakyat melalui berbagai ancaman bangsa dan Negara.

Dalam penyelanggran kehidupan nasional agar tetap mengarah pada pencapaian tujuan nasional diperlukan suatu landasan dan pedoman yang kokoh berupa konsepsi wawasan nasional. Wawasan nasional Indonesia menumbuhkan dorongan dan rangsangan untuk mewujudkan aspirasi bangsa serta kepentingan dan tujuan nasional. Upaya pencapaian tujuan nasional dilakukan dengan pembanguanan nasional yang juga harus berpedoman pada wawasan nasional.[3]
Dalam proses pembanguanan nasional untuk mencapai tujuan nasional selalu akan menghadapi berbagai kendala dan ancaman. Untuk mengatasi perlu di bangun suatu kondisi kehidupan nasional yang disebut ketahanan nasional. Keberhasialan pembangunan nasional akan meningakatkan kondisi dinamik kehidupan pembangunan nasional dalam wujud ketahanan nasional yang tangguh. Sebaliknya, ketahanan nasional yang tangguh akan mendorong pembangunan nasional semakin baik.
Wawasan nusantara bangsa Indonesia adalah wawasan nusantara yang merupakan pedoman bagi proses pembangunan nasional menuju tujuan nasional. Sedangkan ketahanan nasional merupakan konsisi yang harus diwujudkan agar proses pencapaian tujuan nasional tersebut dapat berjalan drngan sukses. Oleh karena itu diperlukan suatu konsepsi ketahanan nasional yang sesuai dengan karakteristik bangsa Indonesia.
Secara ringkas dapat dikatakan bahwa wawasan nusantara dan ketahanan nasional merupakan dua konsepsi dasar yang saling mendukung sebagai pedoman bagi penyelenggaran kehidupan berbangsa dan bernegara agar tetap jaya dan berkembang seterusnya (Zubaidi dalam kaelan, 2012:138-142).
Oleh karena itu, pada hakikatnya ketahanan nasional adalah kemampuan dan ketangguhan suatu bangsa untuk dapat menjamin kelangsungan hidupnya menuju kejayaan bangga dan Negara.


  

BAB III

PENUTUP

Implementasi wawasan nusantara harus tercermin pada pola pikir, pola sikap, dan pola tindak yang senantiasa mendahulukan kepentingan bangsa dan Negara daripada kepentingan pribadi atau kelompok. Dengan kata lain, wawasan nusantara menjadi pola yang mendasari cara berpikir, bersikap, dan bertindak dalam rangka menghadapi berbagai masalah menyangkut kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara. Implementasi wawasan nusantara bertujuan untuk menerapkan wawasan nusantara dalam kehidupan sehari-hari yang mencangkup bidang politik, ekonomo, sosial, budaya, serta pertahanan nasional.

Kami sangat berharap makalah yang kami tulis ini dapat bermanfaat dan dapat membantu pembaca, serta dapat menjadikan referensi yang bisa digunakan mahasiswa dan Mohon kritik dan saran dari kekurangan yang ada pada makalah kami.



DAFTAR PUSTAKA


Sobana ,H.A.N.,1996, kewiraan dalam konsepsi dan implementasi, Trigenda
Karya, Bandung.
Ridwan.,2010, pendidikan pancasila, Alfabeta cv,bandung.
M. Budiyarto tahun 1980 “wawasan nusantara dalam peraturan perundang-
undangan Negara republik Indonesia”penerbit Ghalia Indonesia


 


[1] Sobana ,H.A.N.,1996, kewiraan dalam konsepsi dan implementasi, Trigenda  Karya, Bandung.
[2] Ridwan.,2010, pendidikan pancasila, Alfabeta cv,bandung.
[3] M. Budiyarto tahun 1980 “wawasan nusantara dalam peraturan perundang-undangan Negara republik Indonesia”penerbit Ghalia Indonesia

LAPORAN STUDI KELAYAKAN BISNIS “ Fried Bread Saiyo”


 LAPORAN STUDI KELAYAKAN BISNIS
“ Fried Bread Saiyo”
BAB I
PENDAHULUAN
1.1  Latar Belakang
Di zaman modern ini setiap orang dituntut untuk memiliki keahlian, keterampilan dan juga keatifitas sebagai nilai jual lebih pada dirinya untuk mndapatkan pekerjaan yang menjanjikan sesuai dengan lmu dan bidangnya masing-masing. Apalagi sekarang ini dunia bisnis sudah menggunakan teknologi yang canggih untuk memudahkan setiap kegiatan usahanya.
Seperti usaha makanan yang terlihat sekarang ini yang dulu nya belum banyak kreasi sekarang sudah sangat  kreatif dan inovatif dalam menjalankan usaha dengan menanfaatkan teknologi yang canggih. Sebagai contoh sekarang ini masyarakat sudah tidak susah lagi untuk mencari resep makanan yang disukainya, hanya dengan bergabung dengan grub-grub resep berbagai kreasi masakan di berbagai jaringan sosial seperti facebook dan instagram dan juga bisa lansung cari di google. Begitu juga dengan pemasaran yang juga sudah sangat terbantu dengan kemajuan berbagai jaringan sosial ini, dengan demikian diperlukan pengetahuan luas tentang teknologi.
Usaha roti goreng merupakan peluang usaha yang menarik dikembangkan, karena tingginya permintaan masyarakat. Walaupun, usaha bakeri sudah cukup banyak ditemui di kota Bengkulu, tetapi masih jarang ditemui dilokasi Tugu Hiu terutama di sekitar Prumnas Griya Tugu Hiu Saiyo, padahal usaha ini sangat menjanjkan jika dilihat dari data masyarakat di sekitar Prumnas Griya Tugu Hiu Saiyo, Dilihat dari banyaknya masyarakat di sekitar Prumnas Tugu Hiu Saiyo  Kota Bengkulu yang mempunyai anak-anak yang masih kecil hingga  anak-anak remaja SMP dan SMA yang sering ditinggal pergi oleh orang tua nya kerja hingga sore bahkan malam hari sehingga mereka terbiasa dengan makanan yang berupa snack seperti roti goreng  dan juga orang-orang tua nya yang mempunyai profesi yang tergolong sibuk dan tidak punya banyak waktu untuk menyiapkan makanan karena pergi pagi dan pulang sore bahkan malam, mereka juga lebih sering membeli makanan diluar berupa snack-snack yang tentunya dapat dijadikan peluang usaha.
Yang mana data penduduk di Prumnas Tugu Hiu Saiyo  Kota Bengkulu ada 57 (lima puluh tujuh) KK  yang terdiri dari 208 orang yang tersebar di 7 (tujuh) blok dari blok A hingga G, dimana 85% dari setiap KK itu sudah menikah dan sudah mempunyai anak satu hingga tiga orang yang rata-rata masih balita 10% , anak-anak yang belum sekolah hingga SD 20 % ,remaja siswa SMP, SMA dan Perguruan Tinggi 15% dan dewasa 55%, dan juga masyarakat di sekitar perumnas Tugu Hiu Saiyo  Kota Bengkulu yang mana rumah-rumah penduduk baik rumah pribadi maupun prumnas sudah sangat padat sekali yang rata-rata penduduknya pekerja yang tidak punya banyak waktu untuk memasak dikarenakan kesibukan pekerjaan, serta juga dengan penerimaan orderan via online juga bisa menambah target pasar. Oleh karena itu, saya berminat melakukan penelitian pada usaha ini, untuk mengetahui apakah usaha ini layak untuk dikembangkan di sekitar kawasan Tugu Hiu.

1.2  Rumusan Masalah
1.      Apakah usaha roti goreng layak untuk dikembangkan di sekitar kawasan Tugu Hiu?
2.      Apakah usaha roti goreng ini memilki prospek yang baik untuk masa sekarang dan masa yang akan datang?
1.3 Tujuan
1.      Untuk mengetahui apakah usaha roti goreng layak untuk dikembangkan di sekitar kawasan Tugu Hiu
2.      Untuk mengetahui apakah usaha roti goreng ini memilki prospek yang baik untuk masa sekarang dan masa yang akan datang
1.4  Manfaat
1.      Untuk memperoleh keuntungan di masa sekarang dan masa yang akan datang
2.      Untuk menciptakan produk yang berkualitas dengan harga terjangkau

    
BAB II
PEMBAHASAN
2.1 Aspek Pasar
A. Pengertian Aspek Pasar
Kata aspek memiliki berbagai pengertian diantaranya:
a.       aspek adalah sudut pandangan, mempertimbangkan sesuatu hendaknya dari berbagai sudut pandang
b.      Aspek adalah pemunculan atau penginterpretasiaan gagasan, masalah, situasi, dan sebagainya sebagai pertimbangan yang dilihat dari  dudut pandang tertentu
c.       Aspek adalah ling kategori gramatikal verba yang menunjukan lama dan jenis perbuatan.
Jadi, dapat disimptulkan bahwa aspek adalah suatu pandangan jauh kedepan atau padangan bagaimana jangkauan yang akan terjadi pada masa depan.[1]
Sedangkan, kata pasar menurut para ahli merupakan tempat pertemuan antara penjual dan pembeli atau saling bertemunya antara kekuatan permintaan dan penawaran untuk membentuk suatu harga. Pendapat ahli lain mengatakan bahwa pasar merupakan suatu kelompok orang yang diorganisasikan untuk melakukan tawar menawar, sehingga dengan demikian terbentuk harga.[2] Salah satu ahli pemasran Stanton, mengemukakan  pengertian yang lain tentang pasar yaitu merupakan kumpulan orang-orang yang mempunyai keinginan untuk puas, uang untuk belanja, dan kemauan untuk membelanjakannya. Jadi, ada tiga faktor utama yang menunjang terjadnya pasar, yaitu orang dengan segala keinginannya, daya belinya, serta tingkah laku dan pembeliannya. Jadi, yang dmaksud dengan aspek pasar adalah  suatu pandangan jauh kedepan atau padangan bagaimana jangkauan yang akan terjadi pada masa depan tentang saling bertemunya antara kekuatan permintaan dan penawaran untuk membentuk suatu harga.


B. Gambaran Umum Industri
Salah satu unit usaha yang layak untuk dijalankan adalah unit usaha penjualan roti goreng. unit usaha ini  sangat menjanjikan terlebih ketika pesaing belum banyak dan tingkat produksinya masih rendah, hal ini tentulah dapat dijadikan peulang bagi pembisnis baru terlebih lagi keuntungan yang ditawarkan dalam usaha ini juga sangat menggiurkan. Dan  data yang didapat dilapangan menunjukan bahwa konsumen mengharapkan produk yang inovatif dan bervariasi serta harga yang terjangku,yang masih susah ditemukan untuk saat ini, terutama di sekitar prumnas tugu hiu saiyo ini, penjualan roti segar dengan kualitas yang baik dapat menarik hati konsumen dan mendapatkan keuntungan yang memuaskan.
C. Bentuk Pasar
            Untuk memasarkan produk kami, maka telah ditentukan tujuan pasar mana yang akan kami masuki,  dalam hal ini ada dua bentuk pasar, yaitu:
a.       Pasar produsen yang dipilih adalah pasar persaingan sempurna, karena usaha roti goreng ini dapat dijalankan oleh berbagai pihak selagi mereka mampu.
b.      Pasar konsumen yang dipilih adalah pasar konsumen, karena produk kami hanya untuk dibeli perorangan, dan keluarga saja, belum untuk dijual kembali.
D. Analisis Permintaan Konsumen Sekarang dan Masa yang Akan Datang
a.       Perkembangan permintaan saat ini semakin meningkat seiring dengan meningkatnya kesadaran masyarakat akan pentingnya roti - rotian sebagai penunjang kebutuhan vitamin bagi tubuh. Terlebih dengan ditunjang oleh beragam cara yang mudah bagi masyarakat untuk mendapatkan roti - roti segar.
b.      Prospek permintaan, di masa yang akan datang dengan membanjirnya berbagai macam produk makanan dan minuman yang serba instan dimasyarakat akan menyebabkan kondisi persaingan produk - produk yang berbahan kimia tersebut akan mengalami kejenuhan seiring dengan tingginya persaingan pada industri teresebut. kondisi tersebut akan memunculkan titik balik dimana akan ditandai dengan berkurangnya permintaan akan produk produk tersebut, dan konsumen beralih ke produk lain yang sejenis yang nonkimia. terlebih ketika sekarang sedang ada trend dari masyarakat yang lebih menyukai produk - produk makanan maupun minuman herbal dan natural, maka kondisi tersebut jelas akan memunculkan peluang bagi kegiatan bisnis disektor herbal, tentunya bagi sektor makanan seperti roti-rotian juga akan meningkat seiring dengan tingginya kesadaran masyarakat akan kesehatan mereka.
c.       Mengukur dan Meramal Permintaan
Di asumsikan:
Jumlah produsen roti goreng di sekitar prumnas griya tugu hiu saiyo= 2 produsen
Jumlah pembeli di setiap produsen = 65org x 30hr x 12bln = 23400 orang
Harga rata-rata = Rp. 1.000
Jumlah yang dibeli oleh rata-rata pembeli/tahun = 15 buah
Berdasarkan data yang diperoleh dapat diketahui berapa total permintaan pasar selama satu tahun, dengan menggunakan rumus:
Q = n x p x q
Q =  23400org x Rp.1.000 x 15 buah
Q = Rp. 351.000.000
d.      Meramal Permintaan Mendatang
Berdasarkan rata-rata jumlah kunjungan per orang perhari, rata-rata pendapatan perkunjungan, berdasarkan jumlah pelanggan baru yang datang, dan berdasarkan besarnya pesanan yang diterima, maka dapat disimpulkan bahwa usaha ini akan dapat mengalami kemajuan setiap tahunnya.
E.     Analisis Penawaraan Produsen Sekarang dan Masa yang Akan Datang
a.       Perkembangan penawaran disektor usaha Roti pada saat ini masih biasa-biasa saja. hal tersebut disebabkan karena sektor usaha ini belum dibidik dan dikelola secara serius. oleh karena itu, agar usaha roti menjadi lebih baik maka perlu peningkatan penawaran yang memberikan nilai lebih bagi konsumen.
b.       Prospek penawaran di masa yang akan datang mengingat adanya peluang yang besar dalam usaha penjualan roti pada masa yang akan datang, maka perlu adanya penawaran produk yang memberikan nilai lebih dan manfaat bagi konsumen. Penawaran tersebut akan semakin variatif maupun lebih kompetitif karena sudah ditunjang dengan perangkat teknologi informasi yang memberikan kemudahan bagi penjual maupun pembeli dalam melakukan transaksi atau sebatas bertukar informasi. oleh karena itu, bagi pelaku usaha di sektor ini harus mampu melakukan penawaran yang inovatif untuk menarik pasar.


F.      Segmentasi, Target dan Posisi di pasar
a.       Segmentasi
Berdasarkan wilayah pemasaran, sikap dan kemampuan konsumen, yang akan menjadi segmen pemasaran produk ini  adalah masyarakat yang ada di sekitar Prumas Griya Tugu Hiu Saiyo Kota Bengkulu.
b.      Targeting
Setelah menentukan segmentasi pasar, maka yang akan dijadikan target pemasaran produk ini adalah  semua lapisan masyarakat yang tinggal di daerah sekitar Prumas Griya Tugu Hiu Saiyo. Produk ini banyak diminati oleh masyarakat baik yang tinggal di kota maupun di daerah-daerah, karena produk ini dapat bergizi, praktis, dan dapat memuaskan konsumen.
c.       Positioning
Berdasarkan keunggulan yang dimiliki produk ini, seperti bahan baku yang berkualitas baik, inovasinya unik, diferensiasi produk pada satu jenis, keberagaman produk yang dihasilkan dan proses produksi yang baik, serta dapat mengikuti selera konsumen, maka posisi produk ini adalah produk yang berkualitas tinggi dengan harga terjangkau dan akan disukai oleh target pemasaran produk ini.
G.    Analisis persaingan
Analisis persaingan ini dilakukan dengat SWOT analisis, yaitu:
a.       Strength
1.      Lokasi berada pada tempat yang strategis
2.      Layanan yang memuaskan
3.      Penuh inovasi dan terampil
b.      Weak
1.      Karena usaha ini sudah banyak di kota Bengkulu maka jumlah pesaing menjadi banyak
c.       Oportunity
1.      Potensi cukup besar karena masyarakat kota Bengkulu menyukai produk ini, karena produk ini dibuat dengan bervariasi dan berkualitas.
d.      Threat
1.      Krisis ekonomi dan menurunnya daya beli masyarakat
2.      Munculnya pesaing dengan modal yang besar
3.      Munculnya pesaing dengan kualitas yang lebih baiksesua keinginan pasar.
DAFTAR PUSTAKA
Husein Umar. 1997.Studi Kelayakan Bisnis:Tekhnik Menganalisis Kelayakan Rencana Bisnis Secara Komprehensif, Edisi Ketiga Revisi.(Jakarta: Gramedia Pustaka Utama)
Kasmir, Jakfar. 2010. Studi  Kelayakan  Bisnis,  Edisi  Kedua.(Jakarta: Kencana)
Ibnu-soim.blogspot.com (akses 23 maret 2019/ 08.05 wib)




[1] Redaksi Karya Anda, Kamus Internasional, ( Surabaya: Karya Anda, t. Th) h. 35
[2] Husein Umar, Studi Kelayakan Bisnis:Tekhnik Menganalisis Kelayakan Rencana Bisnis Secara Komprehensif, Edisi Ketiga Revisi, (Jakarta: Gramedia Pustaka Utama, 1997), hal. 35.


MAKALAH SIRAH NABAWIYAH “ Dakwah Nabi Muhammad Saw di Madinah”

KATA PENGANTAR Assalamu’alaikum Wr. Wb.             Puji syukur kehadirat Allah SWT yang telah melimpahkan Rahmat dan hidayahnya ...